jump to navigation

Gadget Time September 20, 2019

Posted by ends in Uncategorized.
add a comment

Era minelial memang tidak lepas dari yang namanya gawai, atau kita lebih mengenalnya dengan istilah Gadget. Bisa berbentuk handphone, smart TVlaptop, PC, tablet, ipad, sampai dengan smart watch yang beberapa bulan terakhir ini menjadi sangat booming. Gadget yang tadinya merupakan alat bantu mempermudah kehidupan menjadi tantangan baru dalam dunia pengasuhan.

Sejak lahir, anak anak jaman now sudah terbiasa di foto menggunakan handphone, berbicara melalui video call kepada kakek dan nenek, menonton tayangan youtube melalui laptop atau TV. Saya rasa itu wajar karena mereka hidup dijaman dimana internet sudah berkembang sangat pesat.

Ada banyak kemudahan kemudahan yang didapat ketika mereka diperkenalkan Gadget. Seperti misalnya mereka bisa belajar bahasa inggris melalui aplikasi di Ipad, menghafalkan Alquran, melatih kemampuan membaca, belajar pelajaran sekolah tanpa harus ikut bimbel, belajar bahasa arab, sampai bisa memudahkan orangtua dan anak untuk berkomunikasi

Namun, dibalik kemudahan-kemudahan itu, tentu saja ada efek negatif yang ditimbulkan. Misalnya, anak anak jadi mager karena mereka lebih asyik dengan gadgetnya daripada harus melakukan kegiatan fisik, terpapar game, boros kuota bagi yang tidak punya wifi unlimited, dan masih banyak lagi dampak buruk lainnya

Namun apakah dengan adanya dampak negatif lantas kita tidak mengenalkan mereka dengan gadget sama sekali. Kalau menurut kami tentu tidak demikian, karena kita perlu mendidik anak-anak sesuai jamannya. Yang perlu diperhatikan adalah pendampingan dan berikan waktu penggunaan gadget secara bijaksana. Jelaskan juga kepada anak dampak baik dan buruk penggunaan gadget dengan bahasa yang sederhana. Dan yang pasti senantiasa menghadirkan Alloh dalam setiap kali kita berkomunikasi denga mereka.

Semoga mereka bisa merasakan kedekatan dengan orang tua dan keluarga ketika Gadget tidak sedang bersama mereka. Menjadi kenangan manis ketika mereka sudah dewasa dan sebenarnya kedekatan inilah yang memudahkan jalan untuk orangtua berbicara dan membangun komunikasi antara orangtua dan anak

*Self reminder untuk keluarga kami 🙂